Kabar-syiar.com,- Ubi madu Cilembu yang dijual di Kebun Tebeng, Bengkulu, menjadi salah satu camilan yang banyak diminati masyarakat karena memiliki rasa manis yang khas ketika dipanggang. Berbeda dengan ubi pada umumnya, ubi ini dapat mengeluarkan cairan manis menyerupai madu saat proses pemanggangan.

Dalam proses pengolahannya, ubi yang datang dari petani terlebih dahulu dicuci hingga bersih. Setelah itu, ubi dimasukkan ke dalam keranjang kayu dan disusun di dalam oven khusus untuk dipanggang selama -+ tiga jam hingga matang sempurna dan menghasilkan aroma yang harum.

Maya, penjual ubi Cilembu menjelaskan bahwa ubi yang dijual didatangkan langsung dari daerah asalnya, Desa Cilembu di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. “Ubi Cilembu ini pengirimannya dari luar kota, dari Desa Cilembu. Kenapa disebut ubi Cilembu karena memang berasal dari desa tersebut,” ujarnya saat diwawancarai wartawan kabarsyiar pada Minggu (26/4/26).

Salah satu pembeli, Ana, mengatakan ubi Cilembu memiliki rasa yang berbeda dibandingkan ubi biasa. Menurutnya, saat dipanggang ubi tersebut mengeluarkan cairan manis seperti karamel dan madu yang membuat rasanya semakin nikmat.
“Karena katanya di sini rasanya enak dan banyak teman yang rekomendasiin. Kebetulan juga lagi lewat sini jadi sekalian mampir beli.” Ungkapnya

Dengan rasa manis alami dan proses pengolahan yang khas, ubi madu Cilembu dapat terus menjadi pilihan camilan tradisional yang diminati masyarakat Bengkulu. (Mela, dkk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *