Kabar-syiar.com,- Belungguk Point yang berlokasi di Kecamatan Sungai Serut, menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Kota Bengkulu, khususnya kalangan anak muda kawasan ini ramai dikunjungi setiap malam karena menawarkan suasana nyaman, estetik, dan terbuka bagi semua kalangan.Dalam beberapa waktu terakhir, Belungguk Point semakin dikenal sebagai ruang publik baru yang menghadirkan suasana berbeda bagi masyarakat Bengkulu. Di tengah aktivitas perkotaan yang padat, kawasan ini menjadi pilihan masyarakat untuk melepas penat, berkumpul bersama teman, maupun menikmati suasana malam kota dengan lebih santai.

Keberadaan lampu hias yang membentang di sepanjang jalan menjadi daya tarik utama kawasan tersebut. Deretan lampu warna warni yang dipasang dengan konsep modern membuat suasana malam di Belungguk Point terlihat lebih hidup dan menarik perhatian pengunjung. Selain berfungsi sebagai penerangan, lampu-lampu tersebut juga mempercantik tampilan kawasan sehingga menciptakan kesan romantis dan nyaman saat malam hari.
Setiap petang, kawasan ini dipenuhi pengunjung dari berbagai kalangan. Ada yang datang untuk berjalan santai, menikmati udara malam, duduk berbincang bersama teman, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga. Banyak pula pengunjung yang memanfaatkan keindahan lampu hias sebagai latar berfoto karena dianggap sangat menarik dan instagramable untuk dibagikan di media sosial.
Ramainya aktivitas masyarakat membuat Belungguk Point mulai disebut peris dengan Malioboro di Yogyakarta. Julukan tersebut muncul karena kawasan ini memiliki suasana jalanan yang ramai, tertata rapi, serta menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari. Selain itu, konsep ruang terbuka yang memungkinkan masyarakat bebas berjalan kaki, duduk santai, dan menikmati suasana kota juga menambah kesan “Malioboro” di kawasan tersebut.
Salah seorang pengunjung, Rendi (24), mengaku sengaja datang bersama teman-temannya untuk menikmati suasana malam di Belungguk Point. Menurutnya, kawasan tersebut memberikan warna baru bagi hiburan malam masyarakat Bengkulu. “Tempat ini benar-benar persis Malioboro. Jalanannya luas, lampunya cantik, dan pengunjung bebas duduk santai atau berjalan kaki menikmati suasana malam. Menurut saya, tempat seperti ini memang dibutuhkan masyarakat Bengkulu sebagai ruang hiburan dan tempat berkumpul,” ujarnya pada Rabu (15/04/26).
Tak hanya menjadi tempat bersantai, Belungguk Point juga dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas positif. Banyak warga yang datang untuk jogging, olahraga ringan, maupun sekadar berjalan kaki menikmati suasana malam. Kehadiran pedagang kaki lima yang tertata rapi turut menambah daya tarik kawasan tersebut karena pengunjung dapat dengan mudah menikmati berbagai jajanan kuliner khas maupun makanan ringan lainnya.
Suasana yang ramai namun tetap tertib membuat kawasan ini semakin diminati masyarakat. Kehadiran ruang publik seperti Belungguk Point dinilai mampu memberikan dampak positif, tidak hanya sebagai tempat hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat Kota Bengkulu. Melihat tingginya antusiasme masyarakat, warga berharap kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kawasan Belungguk Point dapat terus dijaga. Dengan pengelolaan yang baik, masyarakat optimistis kawasan ini dapat berkembang menjadi ikon baru Kota Bengkulu sekaligus destinasi wisata malam yang mampu menarik lebih banyak pengunjung. (Yeyen, Tim KS)