Kabar-syiar.com,- Kedai Wedang Bengkulu, yang berada di kawasan Tanah Patah, Kota Bengkulu, menghadirkan minuman tradisional berupa Wedang Uwuh 15 Rempah, sebagai upaya mempertahankan kuliner berbahan dasar rempah di tengah maraknya minuman modern. Kedai ini menggunakan berbagai bahan alami seperti jahe, kayu manis, serai, dan cengkeh.

Usaha ini dibuat untuk memperkenalkan kembali minuman tradisional kepada masyarakat . Kedai tersebut melayani pelanggan setiap hari dengan penyajian minuman hangat maupun kemasan botol.
Alex karyawan Kedai Wedang Bengkulu mengatakan bahwa usaha tersebut dibangun agar minuman tradisional tetap dikenal masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, rempah-rempah yang digunakan bukan hanya menjadi bahan minuman, tetapi juga bagian dari budaya dan kuliner Indonesia yang perlu dipertahankan.
Selain itu, minuman berbahan alami masih memiliki peminat tersendiri di kalangan masyarakat, “Kami ingin minuman tradisional tetap dikenal masyarakat. Selain memiliki cita rasa khas, rempah juga merupakan bagian dari budaya yang perlu dijaga dan diperkenalkan kembali.” Ujar Alex, Senin (18/05/26). Ia menambahkan bahwa menu yang paling banyak diminati pelanggan adalah Wedang Uwuh 15 Rempah karena memiliki aroma yang khas.
Sementara itu, salah satu pelanggan (caca) mengaku tertarik mencoba minuman di kedai tersebut karena konsep yang ditawarkan cukup berbeda dari kebanyakan minuman kekinian. Pengunjung juga dapat melihat langsung bahan rempah yang digunakan dalam pembuatan minuman sehingga menambah daya tarik tersendiri.
Salah satu pelanggan, caca, mengatakan, “Rasanya berbeda dan aroma rempahnya cukup terasa. Konsep kedainya juga menarik karena pengunjung bisa melihat langsung bahan yang digunakan.” Kehadiran Kedai Wedang Bengkulu diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pelestarian kuliner tradisional di Kota Bengkulu. (Ripqi, Tim KS)