Kabar-syiar.com,- Suasana ballroom Mercure Bengkulu tampak ramai pada Sabtu sore (9/5/2026). Sebanyak 120 peserta dari kalangan remaja dan mahasiswa menghadiri kajian bertema “Menanti Jodoh dalam
Taat, Menjemput Takdir dengan Sabar” yang menghadirkan Ustadzah Afridayanti sebagai pemateri utama. Jumlah tersebut melebihi target awal panitia yang hanya menyiapkan kuota sekitar 50 peserta.
Panitia kegiatan, Laura, mengatakan tema kajian dipilih karena dinilai dekat dengan persoalan anak muda saat ini, khususnya mengenai hubungan dan memilih pasangan hidup. Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memberikan motivasi kepada anak muda agar tidak terburu-buru dalam memikirkan jodoh. “Tujuan diadakan kajian ini untuk memotivasi anak muda sekarang agar tidak terlalu buruburu dalam memilih pasangan. Apalagi tema yang diangkat cukup relevan dengan anak muda yang bingung bagaimana cara memilih pasangan,” ujar Laura saat diwawancarai.
Dalam penyampaiannya, Ustadzah Afridayanti mengajak peserta untuk lebih bersabar dan
berprasangka baik kepada Allah mengenai persoalan jodoh. Ia menegaskan bahwa jodoh bukan tentang siapa yang paling cepat menuju pelaminan, melainkan tentang kesiapan diri dan ketetapan Allah SWT. “Saya berharap anak muda bisa lebih husnuzan kepada Allah tentang jodoh, karena sejatinya
di Al-Qur’an kita semua berpasang-pasangan. Jodoh itu bukan tentang siapa yang paling cepat ke pelaminan,” tuturnya di hadapan peserta kajian.
Salah satu peserta, Anggun, mengaku tertarik mengikuti kajian tersebut karena tema yang
dibahas dianggap dekat dengan kehidupan anak muda saat ini. “Saya ikut kajian ini karena temanya dekat dengan kehidupan anak muda sekarang. Kita tidak perlu buru-buru memikirkan jodoh, tetapi juga harus memperbaiki diri supaya mendapatkan
pasangan yang baik,” ujarnya.
Kajian berlangsung hingga sore hari dan ditutup dengan sesi tanya jawab serta foto bersama antara peserta, pemateri, dan panitia kegiatan. Antusiasme peserta terlihat hingga akhir acara. Sejumlah peserta bahkan masih bertahan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada pemateri. (Mutia)