Kabar-syiar.com,- Aroma manis kue pukis yang baru matang masih menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang melintas di kawasan PTM (Pasar Tradisional Modern) Jalan Cendana, Kota Bengkulu. Di tengah banyaknya jajanan modern yang bermunculan, penjual kue pukis di kawasan tersebut tetap ramai didatangi pembeli dari berbagai kalangan.
Usaha kue pukis yang telah berjualan sejak puluhan tahun lalu itu dikenal masyarakat karena cita rasanya yang tidak banyak berubah dari dulu hingga sekarang. Tekstur yang lembut dengan taburan meses cokelat di atasnya membuat jajanan tradisional ini tetap diminati, terutama oleh anak-anak hingga orang dewasa. “Masih seperti biasa dari dulu sampai sekarang, orang-orang tidak bosan menikmati kue pukis ini. Rasanya tetap enak dan khas,” ujar Pak Tion, pemilik usaha kue pukis saat ditemui di lokasi, Minggu (18/5/26).
Selain menjadi favorit anak-anak, keberadaan penjual kue pukis itu juga kerap menjadi tempat singgah masyarakat setelah berbelanja di pasar. Tidak sedikit pengunjung PTM yang menyempatkan diri membeli beberapa bungkus kue pukis untuk dibawa pulang.
Proses pembuatan kue pukis yang masih menggunakan cetakan tradisional juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Adonan dituangkan satu per satu ke dalam cetakan panas sebelum diberi topping dan dipanggang hingga matang. Aroma harum yang keluar dari proses pemanggangan sering kali membuat pengunjung tertarik untuk membeli.
Di tengah perkembangan kuliner modern, kue pukis di kawasan PTM Jalan Cendana tetap mampu mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu jajanan tradisional favorit masyarakat Bengkulu. Bagi sebagian warga, kue pukis bukan sekadar makanan ringan, tetapi juga menjadi bagian dari kenangan dan kebiasaan yang terus bertahan dari generasi ke generasi. (Gading, Tim KS)