Kabar-syiar.com,- Pasca berakhirnya bulan Ramadhan, suasana di Balai Buntar, Kota Bengkulu tampak lebih lengang, setelah sempat dipadati warga selama bulan Ramadhan. Kondisi ini terlihat dari menurunnya aktivitas warga dan pedagang di kawasan tersebut.

Keramaian yang sempat menjadi ciri khas Balai Buntar selama Ramadhan kini mulai mereda. Para pedagang yang sebelumnya melayani banyak pembeli kini lebih sering menunggu pembeli datang. Desak-desakan pengunjung sempat menjadi pemandangan setiap hari di Balai Buntar. Kini, pemandangan tersebut tak lagi terlihat, tergantikan dengan suasana yang tampak lengang.
Salah seorang pedagang yang masih berjualan di Balai Buntar, Wawan (32) juga mengaku merasakan penurunan jumlah pengunjung di balai buntar. “Memang kalau dibandingkan sama waktu Ramadhan emang lebih sepi, karena waktu puasa kan orang sekalian cari takjil juga.” ujarnya saat diwawancarai Senin (04/08/26).
Selain itu, Ia juga menilai adanya biaya parkir juga menjadi salah satu alasan sebagian warga enggan datang ke kawasan tersebut. Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu pengunjung, Putri (19) yang mengaku sudah jarang datang ke Balai Buntar dibandingkan saat Ramadhan. Menurutnya, Ramadhan memang jadi alasan utama untuk datang ke Balai Buntar. “Dulu waktu Ramadhan sering
banget kesini karena makanannya banyak. Sekarang pedagangnya juga sudah banyak berkurang, jadi makanannya nggak sebanyak dulu,” katanya.
Perubahan ini memperlihatkan bahwa Ramadhan menjadi salah satu momentum penting yang turut meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan Balai Buntar. Meski suasana tak lagi seramai Ramadhan, banyak pedagang masih berharap kawasan tersebut dapat kembali.ramai, terutama pada akhir pekan atau momen tertentu yang mampu menarik minat pengunjung.(Fiza, Tim KS)